E-Dukasi Anutan Energi Dan Jaring Makanan

Kehidupan di bumi tergantung pada energi konstan dari matahari. Energi sinar matahari diperangkap oleh autotrof (produsen) yang memakai energi itu untuk menghasilkan kuliner bagi diri sendiri. Tangkapan energi diturunkan ke hewan herbifora (konsumen pertama), yang memakan produsen. 

Lalu, hewan herbivora dimakan oleh hewan karnifora (konsumen kedua). Konsumen kedua selanjutnya dimakan oleh konsumen ketiga.Jalur ini disebut dengan rantai makanan. Posisi setiap spesies yang menempati rantai kuliner disebut Trofik (pemberian makanan). 

Di setiap tingkat, energi disimpan sebagai biomassa, yaitu massa dari tumbuhan atau hewan hidup. banyak energi dipakai untuk menopang organisme atay hilang ke lingkungan sebagai panas. Ini berarti, hanya sedikit energi yang diambil oleh satu tingkat trofik tersedia untuk tingkat trofik selanjutnya. 

Sebuah ekosistem, menyerupai hutan atau garis pantai, sanggup terdiri atas ribuan spesies. kebanyakan spesies itu masuk dalam rantai kuliner yang berbeda. Rantai kuliner tersebut saling terhubung untuk membentuk jaring kuliner yang rumit.

PIRAMIDA TROFIK

Piramida trofik menggambarkan hilangnya energi yang terjadi di setiap tingkat trofik dikala pedoman energi melintasi sebuah ekosistem. Area di setiap bab piramida ialah sebanding dengan biomassa di setiap tingkat trofik. Area itu juga menggambarkan jumlah energi potensial yang tersedia untuk tingkat selanjutnya.  

Karena hanya sekitar 10% energi di setiap tingkat yang diambil oleh tingkat diatasnya, maka setiap tingkat menopang biomassa dan jumlah individu yang lebih sedikit. Akibat hilangnya energi, jumlah maksimum tingkat trofik yang ditopang 1 rantai kuliner terbatas hanya 6. Piramida trofik di bab kanan menawarkan rantai kuliner yang ditemukan disebuah hutan yang berdaun gugur.


MENGUKUR ENERGI


Gambar KaloriMeter
Jumlah energi yang berada di sebuah tingkat trofik sanggup diukur dengan kalorimeter bom. Satu organisme ditimbang , kemudian dibakar cepat dalam ruang pembakaran. 

Energi yang disimpan di dalam organisme diubah menjadi energi panas, yang sanggup diukur. Kemudian , kesudahannya dikalikan dengan prediksi massa atau jumlah seluruh organisme di tingkat trofik untuk memberi kandungan energi keseluruhan.




JARING MAKANAN DI PANTAI

Jaring kuliner dibawah ini menawarkan hubungan kuliner diantara spesies yang hidup dilaut., di perairan pantai. Hal ini mengindikasikan bagaimana energi masuk dan mengalir melalui ekosistem ini. Di bab dasar jaring kuliner terdapat organisme autotrof, yaitu ganggang dan fitoplankton yang memakai materi mentah sederhana dan energi matahari untuk menghasilkan senyawa organi kaya energi melalui fotosintesis . Energi kuliner yang mereka hasilkan diedarkan di dalam rangkaian rantai makanan. Di setiap rangtai makanan, arah panah mengindikasikan spesies yang dimakan dan juga arah dari pedoman energi. 

Diagram Aliran Energi dan Jaring Makanan Di Laut / Pantai
Karena di sebuah ekosistem, setiap spesies terlibat dalam rantai kuliner yang berbeda, mereka menjadi saling terhubung untuk membentuk jaring kuliner rumit.. Di dalam jaring kuliner ini hewan sanggup makan di tingkat trofik berlainan. Jaring kuliner pantai ini sangat disederhanakan, dan hanya menawarkan sedikit rantai kuliner dan spesies yang terlibat didalamnya.


Postingan populer dari blog ini

E-Dukasi Menpan-Rb Akan Mengurangi Jumlah Pns

E-Dukasi Agenda Berguru Bersama Maestro, Mencetak Seniman Berkualitas

E-Dukasi Motivasi Seharga Rp 3.333,33